gbr


gbr
gbr
Bupati Langkat
H Ngogesa Sitepu SH
Wakil Bupati Langkat
Drs H Sulistianto Msi

PHOTO MINGGU INI
gbr
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH ketika menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Langkat, Jumat (24/11)
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya ke Stabat, Kabupaten Langkat menyerahkan 8.920 sertifikat tanah kepada masyarakat Sumatera Utara dalam acara meriah yang berlangsung di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat.

gbr

DOA YANG DIPERKENANKAN

KISAH TIGA ORANG HAMBA YANG SHALEH

UJIAN HIDUP SELALU ADA

HIKMAH PUASA

PERTOLONGAN ALLAH

SEBUAH KESAKSIAN

gbr
gbr

11/12/2017. 20.43.00 WIB
NGOGESA : Bisnis Syariah Bermanfaat Untuk Masyarakat Ekonomi Lemah

05/12/2017. 21.00.32 WIB
KAFILAH LANGKAT DI ARENA MTQ PROVINSI , RAIH 17 MEDALI

04/12/2017.20.32.00 WIB
APBD LANGKAT 2018 DISAHKAN RP 1,8 T

04/12/2017. 16.45.00 WIB
Ngogesa Serahkan Piagam Pelayanan Publik Terbaik 2017

29/11/2017. 21.05.00 WIB
ALIANDI PEROLEH JATAH NAIK HAJI DARI NGOGESA

27/11/2017. 20.15.00 WIB
Lima Pasangan Balon Bupati Langkat Jalur Independen Serahkan Berkas Ke KPU

26/11/201720.07.00 WIB
MULAI DIKERJAKAN , REHABILITASI PROYEK PENGOLAHAN SUMUR ZAMZAM.

gbr

Anda Pengunjung ke :

221910

gbr



gbr 1 1 1 1 1

BUDAYA & PARIWISATA

gbr
Arung Jeram
gbr
Bukit Lawang
gbr
Tangkahan
gbr
Putri Belanda  Kelola Rumah Manis Di Bukit Lawang
gbr
Babussalam
gbr
Masjid dari Bandar Langkat
gbr
Masjid Raya Stabat
gbr
Manasik Haji Cilik
gbr
Batu belah batu bertangkup ditemukan di Langkat
gbr
Potensi Wisata Di Bahorok
   

gbr

Tangkahan : Kawasan  Ekowisata Yang Potensial
Dengan  13 Lokasi Air Terjun,Dua Goa Dan Sumber Air Panas

Obyek wisata Bukitlawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat  memiliki ciri khas dengan adanya Pusat Rehabilitasi Orang Utan sejak lama tersohor ke mancanegara. Selain itu masih banyak lagi kawasan obyek wisata yang memiliki panorama indah dengan ragam flora dan fauna yang belum berkembang bahkan masih perawan.

Tangkahan namanya,berlokasi di kawasan perbatasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) ,termasuk dalam wilayah Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang Kecamatan Batangserangan Kabupaten Langkat. Selain pemandian Kuala Buluh di Tangkahan ,ada beberapa lagi obyek wisata disekitarnya yang potensial  seperti  air terjun yang berada di  13  lokasi yaitu air terjun  Sungai Buluh,Sungai Garut, Sungai Umang, Grogoh Kiri,Air terjun Batak,Air terjun Cengke-cengke, Air terjun Murba,Alur Grogoh Kanan, Sungai Gambir, Alur Simpangkanan,Alur Simpangkiri dan Air terjun Tala-tala.

gbr

Sulitnya, untuk mendatangi lokasi air terjun yang satu ke lokasi air terjun berikutnya,menempuh perjalanan panjang relatif panjang,berkisar 3 sampai 5 jam perjalanan menjelajahi kawasan hutan, karena lokasinya yang terpisah-pisah. Selain air terjun juga  terdapat lokasi air panas di Sungai Buluh,Sungai gelugur dan air panas Sekucip ditambah beberapa goa diantaranya Goa Sungai Putih dan Goa Kalong.

Prasarana dan sarana  wisatanya masih minim, di seberang sungai Batangserangan baru ada dua lokasi akomodasi yaitu  Bamboo River Lodge dan Alex House.
Obyek Wisata Tangkahan baru dikenal dan mulai dikunjungi wisatawan lokal sejak tahun 1990-an.Beberapa tahun kemudian lokasi ini sepi pengunjung, selain karena buruknya sarana perhubungan, kondisi keamanan kurang kondusif. Karenanya dalam upaya mengelola dan mengembangkan kembali  kawasan wisata Tangkahan,  masyarakat kedua desa sekitar lokasi sejak tahun 2001 telah membentuk Lembaga Pariwisata Tangkahan ( LPT). Lembaga ini telah menjalin kerja sama dengan fihak TNGL, sehingga LPT memperoleh hak pengelolaan serta memiliki tanggung jawab melestarikan kawasan tersebut.

gbr

Produk Wisata

Sebuah lembaga swadaya ,Indonesian Ecotourism Network ( INDECON) sejak tahun 2002  melakukan penelitian dilapangan guna mendata potensi serta menyusun rencana induk pengembangan Ekowisata Kawasan Tangkahan .Bekerja sama dengan Lembaga Parawisata Tangkahan (LPT) yang dikelola kelompok masyarakat setempat serta Balai TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser).

Menurut mereka,para  wisatawan  belakangan ini tidak lagi sekedar  datang untuk melihat obyek wisata tertentu,tetapi  mereka berupaya melakukan perjalanan wisata sambil  memperluas wawasan,pengalaman dan pengetahuan baru.Model wisata seperti ini dikenal  dengan istilah wisata lingkungan ,ekologis  maupun wisata konservasi atau populer dengan sebutan ekowisata ( ecotourism).

Ekowisata ,didefinisikan sebagai konsep pengembangan parawisata berkelanjutan yang bertujuan untuk mendukung berbagai upaya melestarikan lingkungan .Baik lingkungan alam maupun lingkungan budaya yang melibatkan kelompok masyarakat  yang berpartisipasi  dalam pengelolaannya,sehingga pada gilirannya masyarakat tersebut menikmati pula pemanfaatan ekonominya.

gbr

Keanekaragaman  hayati serta bentang  alam yang dimiliki kawasan Tangkahan,menunjukkan adanya  kekayaan variasi yang dapat dikembangkan diantaranya, produk wisata pendidikan konservasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masayarakat setempat maupun pengunjung,tentang pentingnya konservasi hutan beserta ekosistemnya.

Produk wisata petualangan, dalam upaya menambah pengalaman menjelajahi hutan tropis dan meningkatkan pengetahuan tentang berbagai jenis satwa ,pohon-pohon maupun penghuni alam lainnya.Kini lokasi jelajah hutan dikawasan tersebut sudah dipersiapkan.Produk wisata berkemah juga ditawarkan  dengan tidak menimbulkan dampak negatif bagi keberadaan flora dan fauna dalam kawasan TNGL tersebut,

gbr

Ekosistem kawasan Tangkahan tidak terlepas dari berbagai gangguan seperti kasus penebangan liar ( illegal loging),perambahan lahan serta perburuan liar. Namun setelah ada kesepakatan masyarakat kedua desa setempat bersama Balai TNGL,telah ditandatangani MoU ( Memorandum of Understanding) untuk mengembangkan sebahagian kawasan tersebut sebagai kawasan ekowisata.

Berbagai kasus tersebut akhirnya  berkurang  dan  sebagai tindak lanjutnya  pemerintahan Desa Namosialang dan Desa Sei Serdang, telah menyusun Undang-undang Kawasan ekowisata Tangkahan sebagai Peraturan desa (Perdes) . Masih ada lagi tambahan berbagai kebijakan dan peraturan   yang dapat melindungi kepentingan  masyarakat setempat maupun upaya pelestarian kawasan ekowisata Tangkahan dan lingkungannya.  

Seyogyanya,masyarakat Kabupaten Langkat mampu mempercepat tingkat dan taraf perekonomiannya melalui sektor parwisata,di daerah ini terdapat puluhan lokasi wisata yang mampu menarik wisatawan asing datang berkunjung.Namun kendala yang dihadapi selain lokasi yang belum dikemas secara professional,sarana infrastruktur masih minim,mulai dari sarana perhubungan,akomodasi serta berbagai sarana dan prasarana pendukung,belum terjamah secara apik.

Karenanya, kontribusi sektor parawisata dalam  menunjang  PAD( Pendapatan Asli Daerah) Pemkab Langkat , masih minim.Pada hal angka tersebut masih dapat di dongkrak dengan drastis bila berbagai sarana dan prasarana tersebut lebih ditingkatkan.

 

Share |

 

 

 
gbr


gbr
gbr
www.LANGKATonline.com
PWI Perwakilan Kabupaten Langkat
Email: pwilangkat@gmail.com
gbr
gbr

Kiat Menulis yang baik dan benar untuk remaja pelajar. Kirimkan tulisan dan photo anda untuk dimuat di kolom ini

[cek disini]

gbr

gbr

gbr

gbr

gbr

gbrgbrgbrgbrgbr

a a a a
Hak cipta dilindungi undang-undang 2010 - 2017
www.LANGKATonline.com